Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Mengapa Tetap banyak diminati burung Murai batu??
Thu Nov 03, 2011 11:12 am by muraibatu.org

» Cara membedakan Bakalan Murai Batu Jantan dan Betina
Thu Nov 03, 2011 11:11 am by muraibatu.org

» Murai batuku knapa?
Thu Nov 03, 2011 11:10 am by muraibatu.org

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:04 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:03 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:02 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan hias laut Jakarta,Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:01 am by aquariumikanhiaslaut

» Sekilas Mengenai Great Dane
Mon Jun 13, 2011 2:30 pm by ardee

» newbie - salon anjing yg bisa dipanggil
Fri Apr 01, 2011 9:05 am by zerohero

Navigation
 Portal
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar


Lanjutan IX dari Panduan Perkin.

View previous topic View next topic Go down

Lanjutan IX dari Panduan Perkin.

Post  Dewi on Fri Sep 26, 2008 4:07 pm

2. Menjaga dan menggonggong 10 poin
• Perintah masing-masing : “datang”/”come”, dan “samping”/”heel”
• Penjelasan dari rutinitas ini : anjing harus mengkonfrontasi decoy secara aktif dan
penuh perhatian dan menggonggong secara terus menerus. Anjing tidak diizinkan untuk
naik ke badan decoy atau menggigit decoy. Setelah anjing menggonggong selama kirakira
20 detik, atas sinyal dari juri, pawang bergerak mendekati blind keenam dan mengambil posisi sekitar 5 langkah dari belakang anjing. Atas sinyal dari juri, pawang memanggil anjingnya untuk ke posisi kirinya dan duduk dengan tenang seperti diposisi awal.
• Penilaian : keterbatasan mengenai kontinuitas gonggongan yang diharapkan, dan
penjagaan yang terlalu memaksa, tidak terpengaruh oleh juri atau pawang pada saat
mendekati hingga perintah diberikan, akan dinilai sesuai keterbatasannya. Untuk gonggongan yang terus menerus, akan diberi nilai 5 poin. Untuk gonggongan yang
main-main, nilai akan dikurangi 2 angka. Bila anjing tidak menggonggong namun menjaga decoy secara aktif, penuh perhatian dan sangat dekat jaraknya, nilai dikurangi 5 poin. Mengganggu decoy, seperti misalnya menabrak, mendorong, melompat kearah decoy, dll, maka dapat dikurangi nilainya hingga 2 angka. Pengurangan nilai hingga 9 angka akan diberikan bila anjing menggigit decoy dengan kuat. Bila anjing meninggalkan decoy sebelum pawang menerima sinyal dari juri untuk meninggalkan garis tengah, anjing tersebut akan dikirim kembali ke area blind untuk kedua kalinya.
Bila anjing tetap bersama dengan decoy kali ini, rutinitas ini bisa dilanjutkan namun
untuk rutinitas ini dinilai “kurang”.
Bila anjing tidak mau kerja sama dan meninggalkan decoy lagi, maka ujian proteksi
dihentikan. Jika anjing kembali ke pawangnya ketika pawangnya hendak
menjemputnya diblind, atau anjing kembali ke pawang sebelum menerima perintah dari
pawang, sebagian nilai bisa diberikan mencerminkan bahwa itu adalah penilaian yang
“kurang memenuhi syarat”.

3. Melarikan diri dan anjing menghentikannya 10 poin
• Perintah masing-masing : “duduk”/”sit” atau “tiarap”/”down”, “lepas”/”out”
• Penjelasan dari rutinitas ini : atas sinyal dari juri, pawang meminta decoy untuk keluar
dari tempat persembunyian. Decoy melangkah dengan langkah normal ke lokasi yang
telah ditentukan oleh juri. Atas sinyal dari juri, pawang menuntun anjingnya tanpa tali
penuntun ke posisi yang telah ditentukan oleh juri.
Jarak antara anjing dan decoy adalah 5 langkah. Pawang meninggalkan anjingnya dan
masuk ke tempat persembunyian, tetap melakukan kontak mata dengan anjing, juri, dan
decoy. Atas sinyal dari juri, decoy mencoba untuk melarikan diri. Dengan penuh inisiatif
dan cekatan, anjing harus segera mengejar decoy, mencegah usaha pelarian diri tersebut
tanpa ragu-ragu, dan berusaha untuk menggigit decoy dengan sekuat-kuatnya. Anjing
hanya boleh menggigit decoy dibagian lengan yang telah menggunakan protector tangan.
Kemudian atas sinyal juri, decoy diam ditempat. Bila decoy telah menghentikan
gerakannya, maka anjing harus segera melepaskan gigitannya. Pawang dapat memberikan satu perintah “lepas”/”out” atas inisiatifnya pada waktu yang tepat.
Bila anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama, maka pawang boleh
meneriakkan kembali perintah yang sama sebanyak dua kali, setelah mendapatkan sinyal
dari juri. Bila anjing masih tidak mau melepaskan gigitan setelah tiga kali perintah (satu
perintah yang diizinkan dan dua perintah tambahan) maka tim tersebut didiskualifikasi.
Pawang harus berdiri dengan tenang dan tidak mempengaruhi anjingnya dengan cara
apapun, pada saat memberikan perintah “lepas”/”out”. Ketika melepaskan gigitan pada
decoy, anjing harus tetap berada dekat dengan decoy dan menjaganya dengan penuh
konsentrasi.
• Penilaian : keterbatasan dalam perhatian atas kriteria evaluasi penting akan dinilai sesuai
keterbatasannya.
Respon yang enerjik dan cepat dan mengejar dengan kekuatan penuh, dan upaya yang
efektif dalam mencegah decoy melarikan diri, gigitan yang penuh dan kuat hingga gigitan tersebut dilepaskan, penuh konsentrasi dan menjaga decoy dari jarak dekat. Bila anjing tetap tiarap atau duduk saja, atau tidak berusaha mencegah decoy tersebut dalam upaya melarikan diri dengan cara menggigit dan menahan, setelah obyek melarikan diri sebanyak 20 langkah, maka permainan proteksi diakhiri.
Bila anjing menunjukan hanya sedikit perhatian dan/atau hanya sedikit mengganggu
decoy selama tahap penjagaan, maka rutinitas akan diberi nilai kurang 1 poin. Bila anjing
tidak memusatkan perhatian saat menjaga decoy, dan/atau sangat menganggu decoy,
maka rutinitas akan diberi nilai kurang 2 poin. Bila anjing tidak menjaga decoy namun tetap berada didekatnya, maka rutinitas akan diberi nilai kurang 3 poin. Bila anjing meninggalkan decoy, atau bila pawang memberi perintah agar anjingnya tetap berada didekat decoy, maka permainan proteksi diakhiri.

4. Pertahanan anjing selama tahap penjagaan 20 poin
• Perintah masing-masing : “lepas”/”out” dan “samping”/”heel”
• Penjelasan dari rutinitas ini: setelah anjing melepaskan gigitan pada rutinitas ke-3,
anjing dengan penuh perhatian dan konsentrasi menjaga decoy tersebut. Setelah kirakira
5 detik, atas sinyal dari juri, decoy langsung melakukan serangan balik terhadap anjing. Tanpa pengaruh atau bantuan apapun dari pawangnya, anjing harus melindungi dirinya dengan melakukan gigitan yang kuat, penuh dan tenang. Anjing hanya boleh menggigit bagian protector tangan yang digunakan oleh decoy. Segera setelah anjing menggigit protector tangan, decoy kemudian memberikan dua pukulan ke anjing dengan tongkat pemukul. Pukulan hanya boleh diarahkan pada daerah bahu. Atas sinyal dari juri, decoy diam ditempat. Setelah decoy menghentikan serangannya dan kemudian diam, anjing harus segera melepaskan gigitan. Pawang boleh memberikan perintah “lepas”/”out” atas inisiatifnya sendiri pada waktu yang tepat.
Bila anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama, maka pawang boleh
kembali memberikan perintah yang sama sebanyak dua kali atas sinyal dari juri. Bila
anjing masih tidak mau melepaskan gigitan setelah tiga kali perintah (satu perintah yang
diizinkan dan dua perintah tambahan) maka tim tersebut didiskualifikasi. Pawang harus
berdiri dengan tenang dan tidak mempengaruhi anjingnya dengan cara apapun, pada
saat memberikan perintah “lepas”/”out”.
Setelah anjing melepaskan gigitannya, anjing harus tetap berada dekat decoy dan tetap
menjaganya dengan penuh perhatian. Atas sinyal dari juri, pawang berjalan
menghampiri anjingnya dengan langkah normal dan memberikan perintah “samping”/”heel” seperti diposisi awal. Tongkat pemukul yang lunak yang digunakan untuk memukul anjing, tidak diambil dari decoy.

Dewi

Posts : 16
Join date : 2008-04-29

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum