Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Mengapa Tetap banyak diminati burung Murai batu??
Thu Nov 03, 2011 11:12 am by muraibatu.org

» Cara membedakan Bakalan Murai Batu Jantan dan Betina
Thu Nov 03, 2011 11:11 am by muraibatu.org

» Murai batuku knapa?
Thu Nov 03, 2011 11:10 am by muraibatu.org

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:04 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:03 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:02 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan hias laut Jakarta,Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:01 am by aquariumikanhiaslaut

» Sekilas Mengenai Great Dane
Mon Jun 13, 2011 2:30 pm by ardee

» newbie - salon anjing yg bisa dipanggil
Fri Apr 01, 2011 9:05 am by zerohero

Navigation
 Portal
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
January 2017
MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     

Calendar Calendar


Lanjutan V dari Panduan Perkin.

View previous topic View next topic Go down

Lanjutan V dari Panduan Perkin.

Post  Dewi on Fri Sep 26, 2008 4:01 pm

4. Menyerang anjing dari jarak jauh 35 poin
• Perintah masing-masing: “duduk”/”sit”, “serang”/”attack” dan “lepas”/”out”.
• Penjelasan dari rutinitas ini : pawang menuntun anjingnya tanpa tali ke tempat yang
telah ditentukan, yakni ada digaris tengah lapangan. Pawang boleh memegang kalung
anjingnya, namun tidak diizinkan untuk merangsang anjing tersebut. Atas sinyal dari
juri, decoy yang telah dipersenjatai tongkat pemukul lunak, keluar dari blind dan lari
kearah garis tengah lapangan. Saat decoy telah mencapai garis tengah, dia berbalik
kearah handler dan melancarkan serangan yang frontal ke arah pawang dan anjingnya,
tanpa berhenti atau melambat, diiringi teriakan dan gerakan-gerakan yang sangat mengancam. Segera setelah decoy mencapai jarak sekitar 60 langkah dari pawang dan
anjing, atas sinyal dari juri, pawang melepaskan anjingnya dengan perintah “serang”/ ”attack”. Ketika menerima perintah tersebut, anjing harus berusaha menahan serangan tersebut tanpa keraguan, melalui gigitan yang kuat dan penuh. Anjing hanya boleh menggigit bagian protektor lengan sang decoy saja. Pawang tidak boleh pindah dari posisinya. Atas sinyal dari juri, decoy berhenti meyerang. Decoy tidak memberikan pukulan tongkat pada anjing di rutinitas ini. Begitu decoy berhenti dan diam ditempat, anjing harus segera melepaskan gigitannya. Pawang boleh memberikan perintah “lepas”/”out” atas inisiatif sendiri diwaktu yang tepat.
Bila anjing tidak menurut pada perintah pertama, maka pawang boleh memberikan
kembali perintah yang sama sebanyak dua kali, setelah mendapatkan sinyal dari juri.
Bila anjing masih tidak mau melepaskan gigitan setelah tiga kali perintah (satu perintah
yang diizinkan dan dua perintah tambahan) maka tim tersebut didiskualifikasi. Pawang
harus berdiri dengan tenang dan tidak mempengaruhi anjingnya dengan cara apapun,
pada saat memberikan perintah “lepas”/”out”.
Setelah anjing melepaskan gigitannya, anjing harus tetap berada didekat decoy dan tetap
mengawasinya dengan penuh perhatian.
• Penilaian : keterbatasan dalam perhatian atas kriteria evaluasi penting akan dinilai
sesuai keterbatasannya.
Upaya pertahanan yang penuh semangat, diiringi dengan gigitan yang kuat dan penuh
hingga diperintah lepas, penuh konsentrasi dan menjaga decoy dari jarak dekat.
Bila anjing menunjukan hanya sedikit perhatian dan/atau hanya sedikit mengganggu
decoy selama tahap penjagaan, maka rutinitas ini akan diberi nilai kurang 1 poin. Bila
anjing tidak memusatkan perhatian saat menjaga decoy, dan/atau sangat mengganggu
decoy, maka rutinitas ini diberi nilai kurang 2 poin. Bila anjing tidak menjaga obyek
namun tetap berada didekatnya, maka rutinitas diberi nilai kurang 3 poin. Bila anjing
meninggalkan decoy sebelum juri memberi sinyal pada pawang untuk melangkah, atau
pawang memberikan perintah pada anjing untuk tetap berada didekat decoy, maka
permainan proteksi diakhiri.

5. Pertahanan anjing selama tahap penjagaan 20 poin
• Perintah masing-masing : “lepas”/”out” dan “samping”/”heel”
• Penjelasan dari rutinitas ini: setelah anjing melepaskan gigitan pada rutinitas ke-4,
anjing dengan penuh perhatian dan konsentrasi menjaga decoy tersebut. Setelah kirakira
5 detik, atas sinyal dari juri, decoy langsung melakukan serangan balik terhadap
anjing. Tanpa pengaruh atau bantuan apapun dari pawangnya, anjing harus melindungi
dirinya dengan melakukan gigitan yang kuat, penuh dan tenang. Anjing hanya boleh
menggigit bagian protector tangan yang digunakan oleh decoy. Segera setelah anjing
menggigit protector tangan, decoy kemudian memberikan dua pukulan ke anjing dengan
tongkat pemukul. Pukulan hanya boleh diarahkan pada daerah bahu. Atas sinyal dari
juri, decoy diam ditempat. Setelah decoy menghentikan serangannya dan kemudian
diam, anjing harus segera melepaskan gigitan. Pawang boleh memberikan perintah
“lepas”/”out” atas inisiatifnya sendiri pada waktu yang tepat.
Bila anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama, maka pawang boleh
kembali memberikan perintah yang sama sebanyak dua kali atas sinyal dari juri. Bila anjing masih tidak mau melepaskan gigitan setelah tiga kali perintah (satu perintah yang diizinkan dan dua perintah tambahan) maka tim tersebut didiskualifikasi. Pawang harus berdiri dengan tenang dan tidak mempengaruhi anjingnya dengan cara apapun, pada
saat memberikan perintah “lepas”/”out”.
Setelah anjing melepaskan gigitannya, anjing harus tetap berada dekat decoy dan tetap
menjaganya dengan penuh perhatian. Atas sinyal dari juri, pawang berjalan menghampiri anjingnya dengan langkah normal dan memberikan perintah “samping”/”heel” seperti diposisi awal. Tongkat pemukul yang lunak yang digunakan untuk memukul anjing dilucuti dari decoy.
Kemudian pawang menuntun anjingnya kesamping kanan decoy dan melakukan
pengawalan dari samping sejauh 20 langkah. Perintah sekali “samping”/”heel” diperbolehkan dalam pengawalan ini. Anjing harus berada disebelah kanan decoy, atau
dengan kata lain anjing berada ditengah antara pawang dan decoy. Selama pengawalan
samping, anjing harus memperhatikan decoy dengan penuh perhatian. Anjing tidak boleh mengganggu, mendorong, melompati atau menggigit decoy. Mereka kemudian berhenti di depan juri, pawang menyerahkan tongkat pemukul ke juri dan laporan.
Sebelum juri member masukan dan kritikan, anjing harus dipasang tali penuntun
terlebih dahulu.
• Penilaian : keterbatasan dalam perhatian atas kriteria evaluasi penting akan dinilai
sesuai keterbatasannya.
Usaha pertahanan yang cepat dan kuat, gigitan yang kuat, penuh dan tenang hingga
gigitan dilepaskan, penuh konsentrasi dan menjaga decoy dari jarak dekat.
Bila anjing menunjukan hanya sedikit perhatian dan/atau hanya sedikit mengganggu
decoy selama tahap penjagaan, maka rutinitas akan diberi nilai kurang 1 poin. Bila
anjing tidak memusatkan perhatian saat menjaga decoy, dan/atau sangat menganggu
decoy, maka rutinitas akan diberi nilai kurang 2 poin. Bila anjing tidak menjaga decoy
namun tetap berada didekatnya, maka rutinitas akan diberi nilai kurang 3 poin. Bila
anjing bergerak menuju kearah pawang saat pawang hendak menjemputnya, maka
latihan dinilai “kurang memenuhi syarat”. Bila anjing meninggalkan decoy sebelum juri
memberikan sinyal untuk melangkah, atau pawang memberikan perintah pada anjing
untuk tetap berada didekat decoy, maka permainan proteksi diakhiri.

ANJING KARYA GUNA PENUH

Dibagi menjadi: Pelacakan 100 angka
Kepatuhan 100 angka
Proteksi 100 angka +
TOTAL: 300 angka

Pelacakan
Jejak dibuat oleh pawang sendiri, minimal 750 langkah, 4 kaki, 3 sudut belokan + 90derajat, 3 artikel milik pawang sendiri, lamanya jejak 60 menit, dan lamanya mencari maksimum 20 menit.

Tetap pada jalur jejak : 80 poin
Penemuan Artikel (7+7+6) 20 poin
TOTAL: 100 poin

Peraturan Umum
Juri atau orang yang bertanggung jawab yang menentukan pola/pattern pembuatan jejak, dan susunan pola/patern pembuatan jejak harus mempertimbangkan lapangan pelacakan yang ada.
Beberapa pola/pattern jejak harus digunakan. Tidak diperbolehkan meletakan artikel dan membuat sudut belokan dengan jarak yang sama satu sama lain untuk semua pola/pattern jejak. Jejak awal harus ditandai dengan jelas. Tanda untuk jejak awal harus diletakan ditanah yakni disebelah kiri jejak awal.
Pembuat jejak (pawang) harus menunjukkan artikel kepada juri atau orang yang bertanggung jawab sebelum membuat jejak. Hanya artikel yang telah ada bau pawang (minimal 30 menit) yang dapat digunakan. Pawang membuat jejak awal dengan berdiri diam sebentar dan kemudian melangkah normal sesuai dengan pola yang telah digambarkan oleh juri. Pembuatan sudut belokan haruslah dengan langkah normal. Peletakan artikel pertama harus setelah minimal 100 langkah baik dikaki pertama atau kaki kedua. Artikel ketiga diletakan pada ujung kaki keempat. Artikel diletakan pada jejak ketika pawang sedang bergerak. Setelah peletakan artikel ketiga pada ujung kaki keempat, Pawang harus berjalan lurus kedepan beberapa langkah. 3 artikel yang digunakan harus berbeda pada pelacakan yang sama (material: kulit, kain, plastic, karet, kayu) dan salah satunya haruslah besi. Artikel harus memiliki ukuran sekitar 10cm panjangnya, lebar 2-3cm dan ketebalan 0.5-1cm.
Warna mereka tidak boleh terlalu menonjol dari kondisi lapangan yang ada. Anjing tidak boleh melihat ketika jejak dibuat.
Ketika anjing sedang melacak, juri dan orang lainnya yang mendampingi tidak diperbolehkan
berada pada area pelacakan dimana tim pawang/anjing memiliki hak untuk melacak.
• Perintah: bisa bahasa apa saja yang artinya untuk mencari missal “cari”
Perintah untuk “cari”diijinkan pada awal dan setelah artikel pertama dan kedua.
• Pelaksanaan Pelacakan: Pawang mempersiapkan anjingnya untuk pelacakan. Anjing
boleh melacak tanpa tali penuntun atau dengan tali penuntun 10 meter. Pada pelacakan
dengan tali penuntun, tali bisa melewati bagian punggung, bagian samping badan, atau
antara kedua kaki depan dan belakang. Tali penuntun pelacakan harus dipasangkan
langsung pada kalung anjing atau pada harness pelacakan yang digunakan oleh anjing.
Harness yang diperbolehkan untuk pelacakan adalah harness dada biasa atau Harness
Bötcher tanpa tambahan lain-lain.

Begitu pawang dipanggil, pawang harus melapor pada juri dan anjing dalam keadaan
tenang duduk disamping pawang. Pawang harus memberitahukan kepada juri apakah
anjingnya akan menunjukkan atau mengambil artikel tersebut. Segala jenis pemaksaan
atau tekanan sebelum pelacakan, awal mulai pelacakan dan selama pelacakan berlangsung harus dihindarkan. Atas instruksi juri, anjing dituntun secara perlahan dan dengan tenang dan diposisikan pada jejak awal pelacakan. Anjing mencium pada jejak awal dengan tenang dan sungguh-sungguh, dan hidung sedekat mungkin dengan tanah.
Anjing kemudian meneruskan pelacakan dengan hidung sedekat mungkin dengan tanah,
bergerak dengan kecepatan yang sama. Pawang mengikuti anjingnya dengan jarak 10 m
diujung tali. Ketika pelacakan tanpa tali penuntun, jarak pawang harus dijaga sejauh 10
m. Tali penuntun agak kendur diperbolehkan asal tali selalu dipegang oleh pawang.
Anjing harus percaya diri pada waktu ditekongan/belokan. Setelah anjing melewati
belokkan, dia harus meneruskan pelacakan dengan kecepatan yang sama. Begitu anjing
menemukan artikel, dia harus segera mengambilnya atau mengindikasinya dengan baik,
tanpa bantuan dari pawang. Anjing diperbolehkan untuk berdiri, duduk atau kembali ke
pawang ketika dia mengambil artikel tersebut. Mengambil artikel dan bergerak ke depan
atau mengambil artikel sambil tiarap adalah kesalahan. Bila anjing mengindikasi artikel,
bisa dengan berdiri, duduk atau tiarap. Begitu anjing menemukan artikel, pawang harus
melepaskan tali penuntun dari tangannya, dan berjalan ke anjingnya. Dengan mengangkat tangannya yang memegang artikel, pawang memberitahu juri bahwa anjingnya telah menemukan artikel. Kemudian pawang kembali memegang tali penuntun dan anjingnya kembali meneruskan pelacakan.Setelah selesai pelacakan, pawang harus menunjukkan artikel yang ditemukan kepada juri.
• Penilaian: Kecepatan pada waktu melacak bukan merupakan factor nilai bila pelacakan
dilakukan dengan sungguh-sungguh, mantap dan meyakinkan dan anjing dapat
menunjukkan sikap yang baik selama pelacakan. Anjing memeriksa untuk meyakinkan
dirinya tentang pola jejak yang sedang dia lakukan tidaklah salah, selama anjing tidak
meninggalkan pola jejak tersebut. Putar-putar tanpa tujuan, hidung tinggi/jauh dari
tanah, buang air, putar-putar di belokkan, memuji yang terus menerus, mengarahkan
tali, atau bantuan verbal pada pelacakan atau pada artikel, salah dalam mengambil/indikasi artikel dan indikasi artikel yang salah akan mengurangi nilai.
Pelacakan dihentikan apabila pawang meninggalkan jejak lebih dari panjang satu kali
tali penuntun.
Jika anjing meninggalkan pola jejak dan pawang menahannya untuk tidak melakukan
itu, juri akan mengintruksikan pawang untuk mengikuti anjingnya. Pelacakan
dihentikan apabila pawang gagal mengikuti instruksi juri. Jika pelacakan tidak selesai
dalam 20 menit sejak anjing diletakan pada jejak awal, juri akan menghentikan
pelacakan tersebut. Hasil kerja yang dilakukan sebelum juri menghentikan pelacakan,
akan dievaluasi. Jika anjing menunjukkan dua pilihan, dengan kata lain, jika anjing
mengindikasi dan mengambil artikel, ketika menemukan artikel, ini adalah salah.
Nilai hanya diberikan pada artikel yang cara mengindikasikannya diberitahukan oleh
pawang pada juri sebelum pelacakan dimulai. Kesalahan dalam penunjukkan artikel
yang dievaluasi hanya terhadap kaki pola jejak yang berhubungan.
Tidak ada nilai yang diberikan pada artikel yang tidak diindikasi/diambil Pendistribusian nilai, untuk masing-masing kaki pola jejak, tetap pada jalur harus dilihat dari panjang dan tingkat kesulitan pelacakan. Setiap kaki pola jejak dievaluasi dalam nilai atau persentase. Jika anjing tidak melacak (tetap di tempat yang sama), juri boleh mengakhiri proses pelacakan meskipun anjing masih berada didalam jalur pola jejak.

Kepatuhan

Rutinitas 1: anjing mengikuti pawang tanpa tali 10 poin
Rutinitas 2: duduk dalam gerakan sedang berjalan 10 poin
Rutinitas 3: tiarap dalam gerakan sedang berlari 10 poin
Rutinitas 4: berdiri dalam gerakan sedang berlari 10 poin
Rutinitas 5: mengambil halter milik pawangnya 10 poin
Rutinitas 6: lompat rintangan tinggi untuk mengambil halter 15 poin
Rutinitas 7: lompat rintangan “A” frame untuk mengambil halter 15 poin
Rutinitas 8: maju sendiri lurus kedepan dan tiarap 10 poin
Rutinitas 9: Long down under distraction 10 poin
TOTAL 100 poin

Dewi

Posts : 16
Join date : 2008-04-29

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum