Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Mengapa Tetap banyak diminati burung Murai batu??
Thu Nov 03, 2011 11:12 am by muraibatu.org

» Cara membedakan Bakalan Murai Batu Jantan dan Betina
Thu Nov 03, 2011 11:11 am by muraibatu.org

» Murai batuku knapa?
Thu Nov 03, 2011 11:10 am by muraibatu.org

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:04 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:03 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan Hias Laut Jakarta, Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:02 am by aquariumikanhiaslaut

» Aquarium Ikan hias laut Jakarta,Penjualan tanaman hias laut, Koral dekorasi, Pasir putih, Air laut, Pengadaan/ pembuatan aquarium air laut, Service filter dan aquarium air laut, Jasa perawatan aquarium ikan hias air laut, Cuci kuras aquarium
Wed Jul 20, 2011 4:01 am by aquariumikanhiaslaut

» Sekilas Mengenai Great Dane
Mon Jun 13, 2011 2:30 pm by ardee

» newbie - salon anjing yg bisa dipanggil
Fri Apr 01, 2011 9:05 am by zerohero

Navigation
 Portal
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar


Lanjutan II dari Panduan Perkin.

View previous topic View next topic Go down

Lanjutan II dari Panduan Perkin.

Post  Dewi on Fri Sep 26, 2008 3:51 pm

Gelar / Penganugerahan Nama.

Gelar tertinggi bagi anjing karya guna adalah A.K.G. yakni Anjing Karya Guna. Gelar ini diberikan kepada anjing yang telah lulus Ujian Anjing Karya Guna Penuh.
Gelar Anjing Pelacak Madya (A.P.M.) diberikan kepada anjing yang telah lulus anjing pelacak madya.
Gelar Anjing Sahabat (A.S.) diberikan kepada anjing yang telah lulus anjing sahabat.
Gelar Anjing Jaga Madya (A.J.M.) diberikan kepada anjing yang telah lulus anjing jaga madya.
Setiap anjing yang telah mendapatkan gelar kemampuan karya guna, diberikan sertifikat sesuai dengan kemampuan yang didapat anjing tersebut, dan gelar/title ini harus dicantumkan distamboon anjing, sehingga pendataan terhadap anjing karya guna Indonesia lebih mudah, begitu juga para pecinta anjing trah bersilsilah yang berdaya guna tinggi dapat mengetahui dengan mudah pada waktu pembiakan.

Buku Penilaian / Scorebook

Setiap anjing yang akan mengikuti ujian harus memiliki score book atau buku penilaian. Score book ini dikeluarkan oleh PERKIN PUSAT. Hanya ada satu scorebook untuk satu ekor anjing. PERKIN WILAYAH dan HIMPUNAH TRAH yang bertanggung jawab untuk masalah ini. Semua hasil ujian harus dimasukan dalam buku penilaian apapun keadaannya. Juri dan, jika ada perubahan yang dilakukan pada scorebook, ketua panitia harus memeriksa pada waktu mau ujian dan verifikasi dengan tandatangannya untuk memperbolehkan peserta ikut ujian.
Kewajiban Pemilik anjing bertanggung jawab atas luka personal atau kerugian material yang disebabkan oleh anjingnya. Oleh karena itu, pemilik harus memiliki asuransi yang mencukupi. Jika terjadi suatu kecelakaan, handler bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan anjing yang dibawanya selama ujian.
Handler mengikuti instruksi yang diberikan oleh juri dan panitia, atas kemauannya sendiri
dan melaksanakan instruksi tersebut dengan resikonya sendiri.

Vaksinasi

Atas permintaan dari juri atau sekertaris ujian, handler harus menyediakan bukti atas vaksinasi yang
telah dijalankan (buku status vaksinasi).

Pengawasan Ujian

Pada waktu ujian, juri akan didampingi oleh 2 orang dari PERKIN WILAYAH yang mengerti tata cara dan peraturan permainan anjing karya guna .
Keuangan Ujian Karya Guna
Keuangan ujian karya guna diperoleh dari hasil kontribusi peserta, iklan dan sumbangan dari para donator dan sponsor, dan panitia ujian harus melaporkan perincian keuangan kepada PERKIN PUSAT selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah ujian.

Publikasi

Pemberitahuan tentang ujian karya guna haruslah melalui media massa,PERKIN WILAYAH/Himpunan Trah sekurang-kurangnya 2 (dua) bulan sebelum ujian dilaksanakan. Pada pemberitahuan tersebut harus disebutkan penutupan pendaftaran bagi para peserta, agar panitia dapat menyusun daftar peserta sesuai dengan golongannya.


ANJING PELACAK MADYA.

Jejak dibuat oleh pawang sendiri, minimal 300 langkah, 3 kaki, 2 sudut belokan + 90⁰, 2 artikel
milik pawang sendiri, lamanya jejak 15 menit, dan lamanya mencari maksimum 15 menit.
Tetap pada jalur jejak : 80 poin
Penemuan Artikel (10+10) 20 poin
TOTAL: 100 poin

Peraturan Umum
Juri atau orang yang bertanggung jawab yang menentukan pola/pattern pembuatan jejak, dan susunan pola/patern pembuatan jejak harus mempertimbangkan lapangan pelacakan yang ada.
Beberapa pola/pattern jejak harus digunakan. Tidak diperbolehkan meletakan artikel dan membuat sudut belokan dengan jarak yang sama satu sama lain untuk semua pola/pattern jejak. Jejak awal harus ditandai dengan jelas. Tanda untuk jejak awal harus diletakan ditanah yakni disebelah kiri jejak awal.
Pembuat jejak (pawang) harus menunjukkan artikel kepada juri atau orang yang bertanggung jawab sebelum membuat jejak. Hanya artikel yang telah ada bau pawang (minimal 30 menit) yang dapat digunakan. Pawang membuat jejak awal dengan berdiri diam sebentar dan kemudian melangkah normal sesuai dengan pola yang telah digambarkan oleh juri. Pembuatan sudut belokan haruslah dengan langkah normal. Peletakan artikel pertama harus setelah minimal 100 langkah baik dikaki pertama atau kaki kedua. Artikel kedua diletakan pada ujung kaki ketiga. Artikel diletakan pada jejak ketika pawang sedang bergerak. Setelah peletakan artikel kedua pada ujung kaki ketiga, Pawang harus berjalan lurus kedepan beberapa langkah. 2 Artikel yang digunakan harus berbeda
pada pelacakan yang sama (material: kulit, kain, plastic, karet, kayu). Artikel harus memiliki ukuran sekitar 10cm panjangnya, lebar 2-3cm dan ketebalan 0.5-1cm. Warna mereka tidak boleh terlalu menonjol dari kondisi lapangan yang ada. Anjing tidak boleh melihat ketika jejak dibuat.
Ketika anjing sedang melacak, juri dan orang lainnya yang mendampingi tidak diperbolehkan
berada pada area pelacakan dimana tim pawang/anjing memiliki hak untuk melacak.
• Perintah: bisa bahasa apa saja yang artinya untuk mencari misal “cari”
Perintah untuk “cari”diijinkan pada awal dan setelah artikel pertama.
• Pelaksanaan Pelacakan: Pawang mempersiapkan anjingnya untuk pelacakan. Anjing
boleh melacak tanpa tali penuntun atau dengan tali penuntun 10 meter. Pada pelacakan
dengan tali penuntun, tali bisa melewati bagian punggung, bagian samping badan, atau
antara kedua kaki depan dan belakang. Tali penuntun pelacakan harus dipasangkan
langsung pada kalung anjing atau pada harness pelacakan yang digunakan oleh anjing.
Harness yang diperbolehkan untuk pelacakan adalah harness dada biasa atau Harness
Bötcher tanpa tambahan lain-lain.
Begitu pawang dipanggil, pawang harus melapor pada juri dan anjing dalam keadaan
tenang duduk disamping pawang. Pawang harus memberitahukan kepada juri apakah
anjingnya akan menunjukkan atau mengambil artikel tersebut. Segala jenis pemaksaan
atau tekanan sebelum pelacakan, awal mulai pelacakan dan selama pelacakan
berlangsung harus dihindarkan. Atas instruksi juri, anjing dituntun secara perlahan dan
dengan tenang dan diposisikan pada jejak awal pelacakan. Anjing mencium pada jejak
awal dengan tenang dan sungguh-sungguh, dan hidung sedekat mungkin dengan tanah.
Anjing kemudian meneruskan pelacakan dengan hidung sedekat mungkin dengan tanah,
bergerak dengan kecepatan yang sama. Pawang mengikuti anjingnya dengan jarak 10 m
diujung tali. Untuk pelacakan tanpa tali penuntun, jarak pawang terhadap anjing harus dijaga sejauh 10 m. Tali penuntun agak kendur diperbolehkan asal tali selalu dipegang
oleh pawang. Anjing harus percaya diri pada waktu ditekongan/belokan. Setelah anjing
melewati belokkan, dia harus meneruskan pelacakan dengan kecepatan yang sama.
Begitu anjing menemukan artikel, dia harus segera mengambilnya atau mengindikasinya dengan baik, tanpa bantuan dari pawang. Anjing diperbolehkan untuk berdiri, duduk atau kembali ke pawang ketika dia mengambil artikel tersebut.
Mengambil artikel dan bergerak ke depan atau mengambil artikel sambil tiarap adalah
kesalahan. Bila anjing mengindikasi artikel, bisa dengan berdiri, duduk atau tiarap.
Begitu anjing menemukan artikel, pawang harus melepaskan tali penuntun dari
tangannya, dan berjalan ke anjingnya. Dengan mengangkat tangannya yang memegang
artikel, pawang memberitahu juri bahwa anjingnya telah menemukan artikel. Kemudian
pawang kembali memegang tali penuntun dan anjingnya kembali meneruskan
pelacakan.Setelah selesai pelacakan, pawang harus menunjukkan artikel yang
ditemukan kepada juri.
Penilaian: Kecepatan pada waktu melacak bukan merupakan factor nilai bila pelacakan
dilakukan dengan sungguh-sungguh, mantap dan meyakinkan dan anjing dapat
menunjukkan sikap yang baik selama pelacakan. Anjing memeriksa untuk meyakinkan
dirinya tentang pola jejak yang sedang dia lakukan tidaklah salah, selama anjing tidak
meninggalkan pola jejak tersebut. Putar-putar tanpa tujuan, hidung tinggi/jauh dari
tanah, buang air, putar-putar di belokkan, memuji yang terus menerus, mengarahkan
tali, atau bantuan verbal pada pelacakan atau pada artikel, salah dalam mengambil/indikasi artikel dan indikasi artikel yang salah akan mengurangi nilai.
Pelacakan dihentikan apabila pawang meninggalkan jejak lebih dari panjang satu kali
tali penuntun.
Jika anjing meninggalkan pola jejak dan pawang menahannya untuk tidak melakukan
itu, juri akan mengintruksikan pawang untuk mengikuti anjingnya. Pelacakan dihentikan apabila pawang gagal mengikuti instruksi juri. Jika pelacakan tidak selesai dalam 15 menit sejak anjing diletakan pada jejak awal, juri akan menghentikan pelacakan tersebut. Hasil kerja yang dilakukan sebelum juri menghentikan pelacakan, akan dievaluasi. Jika anjing menunjukkan dua pilihan, dengan kata lain, jika anjing mengindikasi dan mengambil artikel, ketika menemukan artikel, ini adalah salah.
Nilai hanya diberikan pada artikel yang cara mengindikasikannya diberitahukan oleh
pawang pada juri sebelum pelacakan dimulai. Kesalahan dalam penunjukkan artikel
yang dievaluasi hanya terhadap kaki pola jejak yang berhubungan.
Tidak ada nilai yang diberikan pada artikel yang tidak diindikasi/diambil Pendistribusian nilai, untuk masing-masing kaki pola jejak, tetap pada jalur harus dilihat dari panjang dan tingkat kesulitan pelacakan. Setiap kaki pola jejak dievaluasi dalam nilai atau persentase. Jika anjing tidak melacak (tetap di tempat yang sama), juri boleh mengakhiri proses pelacakan meskipun anjing masih berada didalam jalur pola jejak.

ANJING SAHABAT.

Rutinitas 1: anjing mengikuti pawang dengan tali penuntun 10 poin
Rutinitas 2: anjing mengikuti pawang tanpa tali penuntun 15 poin
Rutinitas 3: duduk dalam gerakan sedang berjalan 10 poin
Rutinitas 4: tiarap dalam gerakan sedang berjalan 15 poin
Rutinitas 5: mengambil barang (halter) milik pawangnya 10 poin
Rutinitas 6: lompat rintangan untuk mengambil halter 20 poin
Rutinitas 7: maju sendiri kedepan dan tiarap 10 poin
Rutinitas 8: tiarap ditinggal sendiri dan diberi applaus 10 poin +
TOTAL 100 poin.

Peraturan Umum
Juri memberi sinyal untuk memulai masing-masing rutinitas. Yang lain seperti belok, balik,
berhenti, pergantian kecepatan langkah kaki, akan dilakukan oleh pawang tanpa sinyal dari juri.
Perintah verbal seperti yang ada di buku pedoman. Perintah verbal diucapkan dengan normal,
singkat, terdiri dari satu perintah. Perintah boleh diucapkan dengan bahasa apa saja. Namun, perintah yang sama harus digunakan untuk kerja yang sama setiap waktu. Jika anjing tidak melakukan rutinitas atau sebagian dari rutinitas setelah menerima 3 kali perintah, rutinitas akan dihentikan dan tidak mendapatkan nilai. Pada rutinitas tiarap dalam keadaan sedang berjalan, selain menggunakan perintah verbal apa saja seperti “sini” atau “come”, nama anjing juga diperbolehkan.
Namun, nama anjing bersama dengan perintah verbal apa saja dipertimbangkan sebagai perintah ganda.
Pada posisi awal anjing duduk sejajar dekat disamping kiri pawang dengan pundak anjing sejajar dengan lutut pawang. Setiap awal dan akhir dari suatu rutinitas ada di posisi awal. Memperkirakan
tempat posisi awal diperbolehkan pada awal suatu rutinitas. Pemujian anjing hanya diperbolehkan setelah setiap rutinitas selesai dilakukan dan ada di posisi awal. Ketika memuji anjing, bersamaan pawang dapat memperkirakan posisi awal baru. Bagaimanapun, harus ada waktu jeda (lebih kurang 3 detik) antara memuji anjing dan mulai suatu rutinitas baru.
Rutinitas terjadi diluar dari posisi awal. Pawang harus menunjukkannya dengan berjalan minimal 10 langkah atau maximum 15 langkah sebelum memberikan perintah verbal untuk menyelesaikan rutinitas tersebut.
Antara semua awal dan akhir, seperti halnya bagian dimana pawang kembali ke anjing yang sedang duduk, berdiri, atau tiarap, waktu jeda (lebih kurang 3 detik) diperhatikan, sebelum suatu perintah verbal yang baru boleh diberikan. Ketika pawang kembali ke anjingnya, pawang boleh melakukannya melalui depan anjing atau memutar memulai belakang anjing.
Menuntun anjing tanpa tali yang benar harus senantiasa diperlihatkan selama semua rutinitas sedang berlangsung. Anjing harus menemani pawang pada waktu mengambil halter. Tidak diperbolehkan untuk bermain atau meningkatkan hasrat anjing pada waktu pawang mengambil halter.
Balik kiri anjing dapat melakukannya baik memutar melalui belakang pawang, atau memutar tepat disamping pawang. Namun, untuk semua rutinitas yang ada, anjing harus menunjukkan yang sama.
Anjing juga dapat menyelesaikan suatu rutinitas dengan memutar melalui belakang pawang dan duduk disamping atau bisa langsung putar disamping pawang.
Papan rintangan dengan lebar 150cm dan tinggi 80 cm. Berat halter yang diperbolehkan pada rutinitas mengambil barang pawang adalah 650 gram. Halter disediakan oleh panitia atau penyelenggara dan digunakan oleh semua peserta. Tidak diperbolehkan meletakan halter ke mulut anjing sebelum rutinitas pengambilan barang pawang.
Jika seorang pawang lupa melakukan suatu rutinitas, juri akan menginstruksikan pawang untuk melakukan rutinitas yang kelewat tersebut. Tidak ada pengurangan nilai untuk masalah ini.

Dewi

Posts : 16
Join date : 2008-04-29

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum